Karang Bolong
Hentakan kaki kuda itu datang lagi, kali ini lebih dahsyat. Rasanya aku mendengar suara ringkikan kuda dari arah laut.
Hentakan kaki kuda itu datang lagi, kali ini lebih dahsyat. Rasanya aku mendengar suara ringkikan kuda dari arah laut.
Gimbal duduk di teras rumah. Seberkas sinar matahari dari timur menerobos dedaunan, menimpa wajahnya. Sebagian cahaya berbaur dengan kepul asap kopi
Di Balik Vespa Tuhan Bersemayam Read More »
“Ceritakan” tegas terapis dengan alis kiri terangkat ke atas, “kejadian apa yang memantik emosi paling kuat?”
Pecah Gelas, Berhenti di Aku Read More »
Dengan langkah gontai dan terkayuh-kayuh, Salamah melanjutkan perjalanan menelusri aspal berlubang. Beberapa kali ia berhenti, menarik napas panjang.
Perempuan yang Digigit Ular Read More »
Sore itu Brodin kedatangan tamu istimewa: Ustadz Zainal. Masalahnya, Ustadz ini sudah meninggal tiga hari yang lalu.
Sebatang rokok di tangannya telah habis, dan tidak ada lagi yang bisa dibakar. Tora memandang langit yang jauh malam itu. Ia dihantui perasaan berdosa, terutama pada anak bininya.
Sujud Tora Malam Itu Read More »
Malam ini, aku sudah berjanji akan pulang bertemu dengan ibu. Malam menjelang Minggu Palem. Ibu selalu mengharapkan anak-anaknya pulang, dan berkupul saat mendekati Tri Hari Suci Paskah.
Aku mengingat pertama kali kau berkunjung ke rumahku. Saat itu kau datang hampir tengah malam dengan motor matik biru yang tampak tidak terurus.
Satu Pagi di Tepi Kali Read More »
Setelah memutar kursi roda, kuambil sebatang rokok, kunyalakan, dan mengisabnya. Mataku masih tertatap pada gedung-gedung tinggi yang berjajar rapi dibelah oleh jalan-jalan yang nyenyat.
Dua Kisah Hari Raya Read More »
Setiap malam, aku mendengar tangis begitu khusyuk dari sudut kamarku yang sempit. Tangis yang dirajut dengan doa-doa dan wirid panjang. Doa Ibu untukku.
Laki-laki dalam Kamar Read More »