Perempuan yang Digigit Ular
Dengan langkah gontai dan terkayuh-kayuh, Salamah melanjutkan perjalanan menelusri aspal berlubang. Beberapa kali ia berhenti, menarik napas panjang.
Perempuan yang Digigit Ular Read More »
Dengan langkah gontai dan terkayuh-kayuh, Salamah melanjutkan perjalanan menelusri aspal berlubang. Beberapa kali ia berhenti, menarik napas panjang.
Perempuan yang Digigit Ular Read More »
Sore itu Brodin kedatangan tamu istimewa: Ustadz Zainal. Masalahnya, Ustadz ini sudah meninggal tiga hari yang lalu.
Sudah mulai aku kenal liuk jalan di pasar Turi
Medan baru yang aku kenali semakin nyata
Meskipun ada rasa aneh setiap bangun pagi
Gelap malam telah berakhir pada saat dini
Kumandangnya dikirim angin sayup-sayup
Matahari terbit pertama aku lihat di sini
Seorang sais tak pernah lupa memasang sepatu kuda
Larinya kencang berderak-derak
Aku tak dapat bertanya, dimana aku berada?
Hidup tak damai sudah dimulai sejak pagi
Harus dilalui sekalipun tak ada rela
Aku bisa tahan tidak makan berhari-hari
Kali ini tak tahan, gigi sedang memalu kepala
Ringkik turangga mengepung telinga, menyisakan tanya tentang layu rerumputan di tepian roda kereta pasukan berkuda…
Bunyi sirine berhamburan, menyeruak, menyaput malam membangunkan hening…
Kalau ada yang dapat menikmati hari demi hari
Dengarkan aku, berjalanlah dengan kepala tegak
Tengoklah, aku lebih rapuh dari kaktus
Sebatang rokok di tangannya telah habis, dan tidak ada lagi yang bisa dibakar. Tora memandang langit yang jauh malam itu. Ia dihantui perasaan berdosa, terutama pada anak bininya.
Sujud Tora Malam Itu Read More »
Apakah kamu, wahai remaja, pernah mengalami beban sampai kelu lidah?
Padahal air mengalir meliuk tidaklah kaku
Kata orang usia remaja merupakan masa yang indah
Aku kira masa itu tidaklah berlaku untukku