Satu Pagi di Tepi Kali
Mee, Namaku (19)
Mee, Namaku (18)
Dua Kisah Hari Raya
Mee, Namaku (17)

Aku mengingat pertama kali kau berkunjung ke rumahku. Saat itu kau datang hampir tengah malam dengan motor matik biru yang tampak tidak terurus.

//
10 April 2025

sudah kukatakan aku bukan anak bodoh
pandai pula dalam mengarang
meski menghadapi berhitung aku tergopoh
nasibku di sekolah juga malang

//
7 April 2025

katanya aku suka berlari
jalanan diguyur terik matahari
aku sekolah sudah beratus hari
pergi pulang aku sendiri

//
24 Maret 2025

Setelah memutar kursi roda, kuambil sebatang rokok, kunyalakan, dan mengisabnya. Mataku masih tertatap pada gedung-gedung tinggi yang berjajar rapi dibelah oleh jalan-jalan yang nyenyat.

//
23 Maret 2025

kemudian aku tahu setiap perjalanan kereta menuju stasiun
punya jadwal keberangkatan, kecepatannya diatur
setiap hidup punya tujuan yang ditempuh bertahun-tahun
tak akan pernah berbalik mundur

//
17 Maret 2025

Budaya

  • All Posts
  • Budaya
Menulis Resensi

21 Agustus 2024

Jadi, kamu mau menulis resensi? Gampang! Tapi resensi apa dulu? Objek resensi macam-macam; ada buku, film, pertunjukan teater, pertunjukan musik,...

Load More

End of Content.

Sastra

  • All Posts
  • Sastra
Load More

End of Content.