Akhir Cerita Kota
Mee, Namaku (32)
Sujud Tora Malam Itu
Mee, Namaku (31)
Mee, Namaku (30)

Ringkik turangga mengepung telinga, menyisakan tanya tentang layu rerumputan di tepian roda kereta pasukan berkuda…

Bunyi sirine berhamburan, menyeruak, menyaput malam membangunkan hening…

//
10 Juli 2025

Kalau ada yang dapat menikmati hari demi hari
Dengarkan aku, berjalanlah dengan kepala tegak
Tengoklah, aku lebih rapuh dari kaktus

//
7 Juli 2025

Sebatang rokok di tangannya telah habis, dan tidak ada lagi yang bisa dibakar. Tora memandang langit yang jauh malam itu. Ia dihantui perasaan berdosa, terutama pada anak bininya.

//
4 Juli 2025

Apakah kamu, wahai remaja, pernah mengalami beban sampai kelu lidah?
Padahal air mengalir meliuk tidaklah kaku
Kata orang usia remaja merupakan masa yang indah
Aku kira masa itu tidaklah berlaku untukku

//
30 Juni 2025

Hanyut di sungai mencari tepian
Airnya deras terbentur batu berkali-kali
Apalah artinya ketakutan dan keinginan
Kalau kemudian jalannya beda sama sekali

//
23 Juni 2025

Budaya

  • All Posts
  • Budaya
Load More

End of Content.

Sastra

  • All Posts
  • Sastra
Load More

End of Content.