“Indonesia negeri luar biasa. Kaya raya dan indah luar biasa. Perempuannya juga cantik-cantik,” rayu Van Holland pada Ayu, istrinya di epan Gandi suatu Ketika.
Mengapa penderitaan yang sama tidak pernah melahirkan sikap yang sama? Mengapa sebagian orang memilih bersuara dan bergerak, sementara sebagian lain memilih diam?
Dengan langkah gontai dan terkayuh-kayuh, Salamah melanjutkan perjalanan menelusri aspal berlubang. Beberapa kali ia berhenti, menarik napas panjang.
Sore itu Brodin kedatangan tamu istimewa: Ustadz Zainal. Masalahnya, Ustadz ini sudah meninggal tiga hari yang lalu.
Pernah membaca cerita pendek berjudul Senyum Karyamin? Ya. Cerita karangan Ahmad Tohari, si penulis trilogi Ronggeng Dukuh Paruk.
Budaya
- All Posts
- Budaya
"Hanya ada satu kata: Lawan!" Larik penutup dalam puisi berjudul "Peringatan" karya Wiji Thukul, masih terus menggelegar hingga kini. Pada...
Pram itu, ideologinya kebebasan. Tidak terikat organisasi maupun partai," ungkap Soesilo Toer, disambut tepuk tangan meriah para peserta diskusi, Minggu...
Seperti pada saat ini, setelah ada pelarang, saya merasa tidak aman kalau keluar. Dan perasaan aman itu penting dalam hidup...
Peringatan 100 tahun Pramoedya Ananta Toer, digelar di Kota Malang, oleh Komunitas Sabtu Membaca, dan Paguyuban Literasi Malang.
Hester dihukum karena melahirkan seorang anak di luar pernikahan, namun ia menolak menyebutkan siapa ayah dari anak tersebut. Dalam masyarakat...
Belantara di Muaro Jambi yang kondisinya masih pekat, tak sedikitpun membuat langkah Setyawati Sulaiman surut. Bersama sejawatnya, R.P. Soejono, Uka...
Sastra
- All Posts
- Sastra
Gelap malam telah berakhir pada saat dini Kumandangnya dikirim angin sayup-sayup Matahari terbit pertama aku lihat di sini
Seorang sais tak pernah lupa memasang sepatu kuda Larinya kencang berderak-derak Aku tak dapat bertanya, dimana aku berada?
Hidup tak damai sudah dimulai sejak pagi Harus dilalui sekalipun tak ada rela Aku bisa tahan tidak makan berhari-hari Kali...
Ringkik turangga mengepung telinga, menyisakan tanya tentang layu rerumputan di tepian roda kereta pasukan berkuda... Bunyi sirine berhamburan, menyeruak, menyaput...
Kalau ada yang dapat menikmati hari demi hari Dengarkan aku, berjalanlah dengan kepala tegak Tengoklah, aku lebih rapuh dari kaktus
Sebatang rokok di tangannya telah habis, dan tidak ada lagi yang bisa dibakar. Tora memandang langit yang jauh malam itu....
