Bendera One Piece dan Merdeka di Era Post Truth
Mee, Namaku (36)
Mee, Namaku (35)
Mee, Namaku (34)
Mee, Namaku (33)

Menjelang Agustus, ketika bapak-bapak membersihkan selokan, mengecat pagar, menyiapkan tiang bambu untuk penjor merah putih di sepanjang jalan depan rumahnya,

//
11 Agustus 2025

Sudah mulai aku kenal liuk jalan di pasar Turi
Medan baru yang aku kenali semakin nyata
Meskipun ada rasa aneh setiap bangun pagi

//
4 Agustus 2025

Gelap malam telah berakhir pada saat dini
Kumandangnya dikirim angin sayup-sayup
Matahari terbit pertama aku lihat di sini

//
28 Juli 2025

Seorang sais tak pernah lupa memasang sepatu kuda
Larinya kencang berderak-derak
Aku tak dapat bertanya, dimana aku berada?

//
21 Juli 2025

Hidup tak damai sudah dimulai sejak pagi
Harus dilalui sekalipun tak ada rela
Aku bisa tahan tidak makan berhari-hari
Kali ini tak tahan, gigi sedang memalu kepala

//
14 Juli 2025

Budaya

  • All Posts
  • Budaya
Load More

End of Content.

Sastra

  • All Posts
  • Sastra
Akhir Cerita Kota

10 Juli 2025

Ringkik turangga mengepung telinga, menyisakan tanya tentang layu rerumputan di tepian roda kereta pasukan berkuda... Bunyi sirine berhamburan, menyeruak, menyaput...

Load More

End of Content.