Sastra
Cerpen
- All Posts
- Back
- Cerpen
- Puisi
- Fragmen
- Kobis Seri
Dengan langkah gontai dan terkayuh-kayuh, Salamah melanjutkan perjalanan menelusri aspal berlubang. Beberapa kali ia berhenti, menarik napas panjang.
Sebatang rokok di tangannya telah habis, dan tidak ada lagi yang bisa dibakar. Tora memandang langit yang jauh malam itu....
Puisi
- All Posts
- Back
- Cerpen
- Puisi
- Fragmen
- Kobis Seri
Ringkik turangga mengepung telinga, menyisakan tanya tentang layu rerumputan di tepian roda kereta pasukan berkuda... Bunyi sirine berhamburan, menyeruak, menyaput...
Kemarin, kabar duka menyemai bumi... Tentang Kau yang selalu ramah, mengumbar senyum dan melambaikan tangan menyapa manusia tanpa sekat hingga...
Januari telah tiba Menggelinding seperti roda Yang habis melindas tai kucing Di jalanan tipu menipu bau kencing
Fragmen
- All Posts
- Back
- Cerpen
- Puisi
- Fragmen
- Kobis Seri
Aku diburu satpam, juga orang-orang yang kurang kerjaan. Mereka diupah majikanku, aku bakal dihabisi bisa jadi disuntik mati, karena aku...
"Mbak, sampeyan mau cuci baju?" tanya Bu Broto, pemilik toko sebelah rumah Lastri, sewaktu perempuan pendiam itu datang untuk membeli...
