Kelinci dan Bidadari
Bayang-bayangnya pulang
Ketika petang kelinci menghilang
Ia berdiri di atas kepala
Kelinci dan Bidadari Read More »
Bayang-bayangnya pulang
Ketika petang kelinci menghilang
Ia berdiri di atas kepala
Kelinci dan Bidadari Read More »
Manakala pagi tiba
Kita menyusuri lorong pusara
Di hening tanah yang basah
Segala doa pun didaraskan
Dalam satu tarikan nafas,
Cerita baru terwujud.
Suara lirih ditiupkan.
Menghembus lembut dalam rahim.
Ditawarkan sebidang panggung
Enam kali sepuluh meter
Dijamin mengudara
Nama dan wajah-wajah
Kamu datang lagi
di mimpi malam tadi
lorong pasar masa kecil
jumpritan sebelum matahari tinggi
Kesepian telah mengeras
Di rongga dada kiriku
Seperti balok-balok es batu
Lolongan di Bulan Agustus Read More »
Seperti pasir di pantai, kita akan berulang dikembalikan ke sisian,
gelombang menggerus karang, dan menghempaskan diri kita kembali ke asal,
Di antara desiran ombak
Perahu kertas yang terkena desiran omabak
Memahat kata di pesisir pantai
Di langit malam bersinar si mata biru
Nyonya dan Pasang Surut Air Laut Read More »
Aku hanya tengadah membentang sebagai halaman
Menguning yang dicoret-coret tinta pekat
Tentang sejarah dan tujuan yang masih sembunyi
Pada deretan epigraf dalam rak-rak ingatan
Di bawah kubah langit berpalung biru
Kenangan terpatri dalam derai tawa
Mereka yang melangkah ringan
Menyambut fajar dengan hati penuh asa.
Serenada Kenangan Mereka Read More »