Buah Hati
Ratap tangis tak akan mengubah apa pun. Lastri harus bangkit. Bukan untuk diri sendiri tapi lebih untuk dua buah hati yang masih kecil.
Ratap tangis tak akan mengubah apa pun. Lastri harus bangkit. Bukan untuk diri sendiri tapi lebih untuk dua buah hati yang masih kecil.
“Mbak, sampeyan mau cuci baju?” tanya Bu Broto, pemilik toko sebelah rumah Lastri, sewaktu perempuan pendiam itu datang untuk membeli gas elpiji tiga kilo gram.
Fajar belum menyingsing
Azan Subuh baru usai
Mimpi tersekat
Pada ranting asa
Alurnya tinggalkan juta harap
Daru beranjak